Hakikat, cara belajar dan sumber belajar anak di TK
A. LATAR BELAKANG
Dalam dunia pendidikan, kata atau sambutan guru bukan suatu yang sangat asing bagi murid dan masyarakat, akan tetapi pada soal sekarang banyak guru yang hanya sebagai simbol saja. Mereka tidak menjiwai hakikat guru sebenarnya. Seorang guru tidak hanya bertugas mengajar saja, akan tetapi harus mengetahui cara-cara agar seorang murid bisa semangat, menerima dan bisa menyerapi pelajaran yang di berikan oleh guru sehingga murid tersebut tidak jauh atau tidak bosan dalam belajar. Banyak guru yang tidak tahu atau tidak punyawaktu dalam mengajar, sehingga mereka kebingungan dalam menghadapi murid khususnya di dalam kelas, maka dari itu, dalam makalah ini kami akan membahas cara-cara belajar dan sumber-sumber belajar anak khususnya di TK.
B. HAKEKAT ANAK YANG SEBENARNYA
Anak adalah subjek didik dalam pendidikan taman kanak-kanak, artinya anak sebagai pelaku utama dalam pendidikan tersebut. Anak adalah individu unik dan memiliki kekhasan tersendiri, ada juga yang mentakan bahwa anak adalah miniatur atau bentuk kecil orang dewasa, serta ibarat kertas kosong yang bisa ditulisi apapun. Ia tidak memiliki potensi, ia hanya menjadi apa yang di inginkan lingkungannya.
Ada beberapa pendapat mengenai hakekat anak yang sebenarnya yaitu:
1. Menurut Pestalozzi
Jihan Heinrich Pestalozzi adalah seorang ahli pendidikan Swiss (11746-1827). Menurutnya, anak pada dasarnya memiliki pembawaa yangbaik yang harus aktif dalam menolong atau mendidik dirinya sendiri.
2. Menurut Maria Montessori
Maria adalah seorang dokter dan seorang yang ahli tentang manusia yang berasal dariItalia (1870-1952). Menurutnya, anak tidak lepas dari pengasuh pemikiran Rousseau dan Pestalozzi yang menekankan pada kondisi lingkungan yang bedas dan penuh kasih agar potensi yang dimiliki anak dapat berkembang secara optimal.
3. Menurut Froebel (1782-1952)
Ia dari Jerman. Menurutnya, anak adalah sebagai individu yang pada kodratnya bersifat baik dan sifat buruknya karena kurang pendidikan.
4. Menurut Rousseau (1712-1778)
Ia lahir di Geneva, Swiss. Menurutnya, anak tergantung pada pendidikan yang bersifat alamiah.
5. Menurut konstruktivis yang dimotori oleh dua orang yaitu Jean Peaget dan Lev Vigotsky, bahwa anak adalah pembangun pengetahun yang aktiv.
6. Menurut Ki Hajar Dewantara (02 Mei 1899)
Anak adalah kodrat alam yang memiliki pembawaan masing-masing serta kemerdekaan untuk mengatur diri sendiri, ia memiliki karakteristik belajar yang berbeda dengan orang dewasa.
C. CARA BELAJAR ANAK
Cara belajar anak sangat berbeda dengan cara belajar orang dewasa. Anak-anak memiliki keunikan, aktif dan energik, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, eksploratif dan berjiwa petualang, kaya dengan fantasi, mudah frustasi dan kurang pertimbangan dalam bertindak, anak bergairah untuk belajar dan banyak belajar dari pengalaman, ia semakin menunjukkan minatnya terhadap teman.
D. SUMBER BELAJAR ANAK
Sumber belajar dalam arti sempit adalah buku-buku atau bahan cetak lainnya seperti majalah dan buletin.
1. Torkleson (1965) yaitu sesuatu yang di gunakan untuk kepentingan pelajaran yaitu segala yang ada di sekolah pada masa lalu, sekarang dan yang akan datang.
2. Nana Sudjana (1997) yaitu segala daya yang dimanfaatkan guna memberi kemudahan kepada murid dalam belajarnya.
3. AECT (1977) yaitu segala sesuatu yang berupa pesan, manusia, material, peralatan teknik dan lingkungan.
4. Aggani Sudoso (1995) yaitu segala macam yang di gunakan untuk memberikan informasi atau berbagai keterampilan.
E. MANFAAT SUMBER BELAJAR
1. Dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih kongkrit dan langsung.
2. Agar guru bisa menjelaskan hal-hal yang tidak mungkin diadakan dikunjungi atau dilihat langsung.
3. Upaya memperluas wawasan anak melalui pemanfaatan sumber belajar.
4. Dapat memberikan informasi yang akurat dan terbaru, contoh informasi yang di peroleh dari buku bacaan, majalah dan nara sumber.
5. Motivasi belajar anak selalu menjadi fokus perhatian guru dalam pengelolaan kegiatan pembelajaran anak di TK.
6. Mengembangkan kemajuan berfikir anak secara lebih kritis dan positif.
F. JENIS-JENIS SUMBER BELAJAR
Secara umum dilihat dari segi pengembangannya, sumber belajar dibedakan menjadi dua macam yaitu sumber belajar yang dirancang dan sumber belajar yang dimanfaatkan atau di gunakan.
Sumber belajar yang di rancang adalah segala sumber belajar yang sengaja di rancang atau di desain untuk kepentingan pencapaian tujuan pembelajaran tertentu misalnya buku cerita untuk anak.
Sedangkan sumber belajar yang dimanfaatkan adalah sumber belajar yang tidak di rancang untuk kepentingan tujuan kegiatan pembelajaran, akan tetapi digunakan untuk kepentingan pembelajaran / learning dan berguna untuk memberi kemudahan kepada siswa dalah belajar.
Menurut AECT (Association For Educational Communication And Technology), membagi sumber belajar kedalam enam jenis yaitu: pesan, orang, bahan, peralatan, teknik dan lingkungan.
Pesan sebagai sumber belajar maksudnya segala informasi yang harus disalurkan eloh komponen yang lain yang berbentuk ide dan fakta, pengertian dan data. Contoh bahan ajar dalam program TK.
Orang, maksudnya guru mendatangkan seseorang kedalam kelas misalnya tokoh dan yang lainnya.
Peralatan, maksudnya sesuatu yang di gunakan untuk menyampaikan pesan yang tersimpan dalam bahan. Contoh Radio.
Teknik sebagai prosedur yang disiapkan dalam mempergunakan bahan pembelajaran, peralatan, situasi dan orang yang menyampaikan pesan. Contoh guru mendemonstrasikan memegang bola yang benar.
Lingkungan maksudnya situasi sekitar dimana pesan disalurkan untuk disampaikan. Contoh ruang kelas, papan, kebun binatan dan lain-lain.
G. KESIMPULAN
Anak merupakan subjek dalam pendidikan, anak sebagai gambaran kertas kosong yang pada dasarnya dilahirkan dalam keadaan baik, sifat buruknya tergantung pada pendidikan, ia tidak memiliki potensi, ia hanya dapat mengikuti lingkungannya. Sedangkan cara belajarnya berbeda dengan orang dewasa, ia lebih unik dan gampang frustasi, berfikiran pendek dalam bertindak. Anak membutuhkan sumber belajar. Yang dimaksud sumber belajar anak dalam arti sempit adalah buku-buku atau bahan cetak lainnya, sedangkan dalam arti luas, sumber belajar adalah sesuatu yang digunakan untuk kepentingan belajar dan bisa dimanfaatkan oleh murid guna memberikan kemudahan dalam belajar. Sedangkan manfaatnya adalah dapat memberikan pengalaman belajar, memperluas wawasan dan dapat memberikan informasi, mengembangkan kemampuan belajar anak serta dapat momotivasinya. Jenis sumber belajar yang dipukat berupa sumber belajar yang dirancang dan tidak dirancang, ada juga yang berupa pesan, bahan, orang, teknik dan lingkungan.
B. SARAN
Dalam makalah ini sangat banyak kekurangan dan kesalahan, maka dari itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran dari semua kalangan dan demi perbaikan makalah berikutnya.
Kami hanya manusia biasa yang tak lepas dari segala kesalahan dan kekhilafan, kami mohon maaf yang tiada batasnya. Akhir kata kami ucapkan terima kasih banyak.
DAFTAR PUSTAKA
Zaman Badru, Dkk. 2008. Media Dan Sumber Belajar TK. Jakarta. Univeristas Terbuka.
A.M. Sudiman. 2007. Interaksi Dan Motovasi Belajar Mengajar. Jakarta.
Anggani Sudono. 1995. Alat Permainan Dan Sumber Belajar TK. Jakarta. Depdikbud.
Diah Harianti. 1993. Program Kegiatan Belajar TK. Jakarta. Depdikbud.
Disusun Oleh :
FARIDA
HINDUN
DIANA PUSPITA SARI
HAFIYAH
HALIMATUS SA’DIYAH
Incoming search results:
- arti memiliki rasa ingin tahu pada orang dewasa
- sumber belajar tk
- Pemikiran pestalozzi tentang pendidikan
- makalah sumber belajar anak TK
- latar belakang pestalozzi
- langkah - langkah belajar menurut para ahli
- hakikat metode bermain
- hakikat dan manfaat PAUD
- hakekat anak
- sumber belajar yang di rancang adalah
Related Posts
- Ringkasan TEORI PERKEMBANGAN KOGNITIF PIAGET
- Dasar-dasar Pengembangan PAUD Pentingnya Bermain Bagi Anak Usia Dini
- Penggunaan Buku Besar (Big Book) dalam Mengembangkan Kemampuan Baca Tulis Anak di Taman Kanak-Kanak “Matsaratul Huda” Panempan Pamekasan
- Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini di Indonesia Melalui Program Pembelajaran Audio Interaktif Untuk Guru dan Anak Didik
- Peranan sumber belajar dan media dalam PBM
Tags: media pendidikan, sumber belajar
Posted in artikel pendidikan